Stok barang yang disimpan merupakan salah satu faktor penting dalam perusahaan manufaktur dalam meningkatkan usahanya. Oleh karena itu stok barang yang akan dipindahkan dibagi menjadi 3 lokasi, yaitu :
- Physical Stock Location, tempat yang dapat dilihat secara fisik untuk menyimpan barang / stok
- Partner Location, perpindahan stok dilakukan oleh supplier ke warehouse dan kemudian akan diberikan kepada customer
- Virtual Location, sering digunakan oleh perusahaan manufaktur untuk mencatat barang yang akan diproses dari barang mentah ke barang jadi
Stock Management, merupakan cara untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi pesanan customer untuk menjaga persediaan barang agar selalu terkontrol. Model bisnis Stock Management dalam perusahaan manufaktur ada 3 yang paling sering digunakan, yaitu :
- JIT (Just-in-Time Inventory)
- VMI (Vendor Managed Inventory)
- CMI (Customer Managed Inventory)

Metode dalam Stock Management ada 2, yaitu :
- Make to stock, metode untuk pengadaan barang guna permintaan dalam jangka waktu panjang
- Make to order, metode untuk pengadaan barang ketika adanya permintaan
Dalam konsep Stock Management, perpindahaan stok terjadi dengan proses :
- Penerimaan stok dari supplier
- Pengiriman stok ke customer
- Pemrosesan inventori untuk bahan yang hilang
- Manufaktur
Referensi :
http://en.wikipedia.org/wiki/Stock_management
http://id.wikipedia.org/wiki/Pergudangan
Tidak ada komentar:
Posting Komentar